Senin, 26 Maret 2012

My Last Love


Author : Riska Nur Zikkah
Cast : Sherina Rainbow, Angel Fly Rians, Stephenson Hangrs, Daniel Jyan Rost, Joe Micky Timmy.

          "sudah lah, lupakan saja bahwa kita pernah bertemu! Aku sudah lelah!!" bentak Sherina pada Joe, kini kesabarannya mulai habis. Joe meminta maaf pada Sherina atas kesalahannya. Ya, Joe adalah kekasih Sherina, mungkin sekarang sudah menjadi 'mantan' kekasih. Coba kalian bayangkan bagaimana jika menjadi Sherina. Joe sudah berselingkuh 4 kali dan sekarang yang ke 5 kalinya. Sakit bukan di khianati? itu yang di rasakan Sherina saat ini.
         "mulai sekarang aku tidak mau berhubungan dan tidak mau melihatmu lagi!!" wajah Sherina mulai memerah tanda dia sedang marah + kesal. Sherina pun pergi meninggalkan Joe sendiri di taman itu.
         Sherina terlihat sangat sangat marah. Marah, kecewa, sedih, kesal.. mungkin itu yang di rasakan Sherina saat ini. Dia menjalankan mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi, hingga akhirnya.
CIIIIT.... BRUUUUKK...
         Terjadi tabrakan antara mobil Sherina dan mobil seorang pria. Mobil Sherina bisa dibilang 'hancur', hampir.
         "nona, apa kau tidak apa-apa?" tanya pria itu tanpa memperdulikan mobilnya yang tertabrak mobil Sherina. Beruntung pria itu sedang membeli sesuatu di toko jadi hanya mobilnya saja yang 'hancur'.
        Darah mengalir dari hidung Sherina. Pria itu terlihat panik dan berteriak minta tolong, akhirnya di panggil lah ambulance.
DI RUMAH SAKIT
       "hhhmm.." desah Sherina lalu Sherina membuka matanya, betapa kagetnya dia ketika membuka matanya Sherina tidak berada di mobilnya lagi. Sherina memperhatikan sekeliling nya dan bertanya dalam hati 'dimana aku?'. Pandangan Sherina berhenti ketika ia melihat seorang pria duduk di samping tempat tidurnya.
       "si..si..siapa kau? dan dimana aku?" tanya Sherina gelagapan.
       "aku Daniel, pemilik mobil yang kau tabrak. sekarang kau ada di rumah sakit. lukamu cukup parah jadi aku membawamu kesini" jelas pria yang bernama Daniel itu. Sherina langsung meminta maaf karena dia telah menabrak mobil Daniel dan berjanji akan membayar kerugian Daniel, Daniel memaafkannya dan dia mengatakan tidak usah mengganti kerusakan mobilnya.
      "oh ya, nama mu siapa?" tanya Daniel dan Sherina menjawabnya "Sherina Rainbow".
      "nama yang bagus" sahut Daniel dan Sherina hanya tersenyum. Daniel menanyakan mengapa Sherina mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi? Senyum Sherina seketika menghilang dan tiba-tiba keluar air mata dari matanya. Sherina menceritakan semua tentang Joe, mantan kekasihnya yang mengkhianatinya.
     "wah, kurang ajar nih orang" emosi Daniel mulai terlihat. Sherina hanya tersenyum dan mengatakan dia sudah melupakannya. Dalam waktu singkat Sherina dan Daniel sudah cukup akrab.
****
     Hari ini Sherina tidak bisa megikuti pelajaran seperti biasa, ya, kalian tau sendirikan Sherina masih lemas gara-gara kecelakaan kemarin. Saat pulang sekolah pun Sherina di jenguk oleh kedua sahabatnya, Angle dan Stephenson.
     "Sherina, maaf kami baru menjengukmu hari ini. tak ada yang memberitahuku kalau kau sakit :(" sesal Angel memasang wajah cemberutnya disusul dengan Stephenson.
     "tak apa, aku baik-baik saja ko" ucap Sherina memasang senyum di wajahnya. Angle terlihat sangat khawatir melihat Sherina tetapi Sherina berusaha untuk tidak membuat Angel khawatir. Saat Angel dan Stephenson sendang mengobrol dengan Sherina tiba-tiba Daniel datang membawa seikat mawar putih.
     "hai, apa kau sudah lebih baik?" tanya Daniel menghampiri Sherina, Sherina tersenyum lalu menjawabnya bahwa dia sudah lebih baik.
     "siapa dia?" bisik Angel di dekat telinga Sherina. Sherina memperkenalkan Daniel pada Angel dan Stephenson dan juga sebaliknya.
****
    Hari ini Sherina berangkat kuliah, karena sekarang dia sudah pulih. Sherina bercita-cita menjadi desainer baju yang dikenal dunia, dan dari sekarang dia berlatih dan mengambil jurusan kuliah yang diperuntukan untuk desainer *ada ga?*
    Tiba-tiba.. BRUK
    “maaf, maafkan saya” ucap Pria yang menabrak Sherina dan mengambil buku-buku Sherina yang berjatuhan. “oh, tidak apa-apa” Sherina mengambil buku-bukunya yang berada di lantai..
    “here you are” Pria itu mengembalikan buku milik Sherina yang tadi dia ambil. Dan ternyata dia adalah Daniel!! Sherina membulatkan matanya tanda ia kaget melihat orang yang berada di hadapannya sekarang, ‘Daniel?’ pikir Sherina.
    “hei, bagaimana bisa kau disini?” tanya Daniel yang seketika membuyarkan lamunan Sherina. Sherina mengatakan bahwa ini adalah kampusnya dan Daniel terlihat senang.
    “kenapa?” tanya Sherina heran, karena ternyata Daniel satu kampus dengan Sherina. Kebetulan Sherina dan Daniel sedang beristirahat jadi mereka berjalan-jalan di sekitar kampus sembari mengobrol kan semua hal, dari mulai keluarga Daniel maupun Sherina, sahabat-sahabat Sherina, dan yang lainnya. Mereka terlihat begitu akrab meski baru saling mengenal beberapa hari yang lalu.
    “oh ya, aku bener-bener minta maaf yah soal mo..” perkataan Sherina segera di sanggah oleh Daniel, sepertinya dia tau Sherina akan berkata apa. Ya, kejadian Sherina menabrak mobil Daniel.
    “sudahlah, santai saja” sanggah Daniel tapi Sherina terus mengelak meminta maaf, dan ia ingin mengganti kerugiannya.
    “kalau kau ingin mengganti nya, ayo ikut aku!” ajak Daniel menarik tangan Sherina dan membawa nya ke suatu tempat. ‘restauran jepang?’ batin Sherina setelah sampai di tempat yang dituju Daniel. “untuk apa kita kesini?” tanya Sherina heran.
    “kau harus mentraktirku disini” jelas Daniel tersenyum manis.
    “hanya itu?” tanya Sherina dan Daniel hanya mengangguk.
    “ayo” Daniel mengajak Sherina masuk kedalam restaurant. Disana mereka makan siang bersama, dan tentu nya Sherina yang mentraktir.

SHERINA POINT OF VIEW
****
    Tak terasa sudah 1 tahun aku dekat dengan Daniel, dia lucu juga. Ternyata dia berasal dari Prancis. Sebenarnya itu adalah negara yang sangat ingin aku kunjungi. Oh ya, lusa adalah hari ulang tahunku, 28 Mei. Ku harap tak ada yang lupa dengan hari ulang tahunku, seperti tahun kemarin. Aku menangis hanya karena tidak ada yang ingat hari ulang tahunku, menyedihkan.
    Hari ini aku berangkat kuliah seperti biasa, di antar oleh Daniel sih. Dia selalu menemaniku. Kalian tau? Angel dan Steph sudah resmi menjadi sepasang kekasih, ah mereka begitu aneh. Setiap bertemu pasti saling menghindar, dan kalau aku perhatikan pipi mereka sama-sama merah.
    Keesokan harinya, tidak seperti biasanya Daniel hari ini tidak menemaniku untuk pergi bersama. Aku pun tidak melihatnya hari ini, Angel dan Steph juga aku tidak melihatnya. Kemana semua orang pergi?
***
    Hari yang aku tunggu-tunggu pun tiba, hari ulang tahun ku. Huft, bahkan orang tuaku pun tidak ingat L. Ya sudah aku jalan-jalan saja ke taman di sebelah rumahku, kebetulan hari ini aku sedang libur. Hei, itu kan Daniel!
    “Daniel!” aku melambaikan tangan kearah nya, dia melihatku tapi dia menghiraukan ku? Ada apa dengannya? Ada yang salah denganku? Sudahlah. Hm.. libur gini ngga ada kerjaan bikin kesel deh, lebih baik aku kuliah dari pada diem aja gini. Ajak Angel main aja kali yah?
    “halo Angel, main yuk? Ga ada kerjaan nih hari ini” keluh ku saat menelfon Angel.
    “maaf Sher, aku tidak bisa” sesal Angel tanpa alas an yang jelas. Ya sudahlah mending aku jalan-jalan sendiri saja. Sekalian aku ingin membeli kue untuk ku hadiah kan untuk aku sendiri.
    Aku kira hari ini ‘BEST DAY EVER’ kayak lagu nya spongebob, tapi malah sebaliknya ‘BAD DAY EVER’ huh.. tak ada yang ingat hari ulang tahunku L bahkan orang tua dan sahabatku sendiri pun tidak ingat, apa apaan L
    Oh ini sudah terlalu malam, bisa-bisa aku dimarahin mommy karena pulang kemalaman. Aku harus segera pulang.
    “aku pulang” loh ko sepi yah? Kemana semua orang? “anybody at home?”. Ku lihat dapur tidak ada siapa-siapa, ruang keluarga tidak, mungkin sudah tidur. Jam 8? Ini baru jam 8, masa mom dan dad sudah tidur? Kalau Sherly *adik Sherina* udah pasti. Sudahlah, lebih baik aku segera ke kamarku.
AUTHOR POINT OF VIEW
    Saat Sherina membuka pintu kamarnya dia tidak tahu bahwa akan ada kejutan untuknya. Dan.. “KEJUTAN!!” teriak semua orang yang berada di kamar Sherina yang tak lain adalah orang tua Sherina, adik Sherina, dan sahabat-sahabat Sherina, Angel, Steph, dan Daniel.
    “Happy Birthday to you, Happy birthday to you, Happy Birthday Happy Birthday, Happy Birthday Sherina” semua menyanyikan lagu ulang tahun untuk Sherina. Sherina masih terpaku diam di sekat pintu kamarnya, dia tidak menyangka akan ada kejutan untuknya. Tak terasa Sherina mengeluarkan air mata.
    “hei jangan menangis, ayolah, ini hari ulang tahunmu” ucap Daniel menghampiri Sherina dan menghapus air mata nya berusaha menghibur Sherina.
    “aku kira tidak ada yang ingat ulang tahunku, hiks.. hiks..” ucap Sherina ditengah tangisan harunya.
    “ah, kami tidak mungkin lupa hari ulang tahun mu hunny” ucap mommy Sherina menghampiri Sherina dan Daniel dan memegang pundak Sherina.
    “tapi..” “tahun kemarin kami sengaja berpura-pura tidak tahu ulang tahun mu hanya untuk kejutan di tahun ini” sanggah Angel memotong perkataan Sherina dan menghampiri Sherina.
    “terimakasih semuanya” Sherina menghapus air matanya dan tersenyum. Dia meniup kue ulang tahunnya yang berbentuk kartun favouritenya, doraemon. ‘ah so cute this cake’ batin Sherina melihat kue ulang tahunnya
    “terimakasih semuanya” Sherina menghapus air matanya dan tersenyum. Dia meniup kue ulang tahunnya yang berbentuk kartun favouritenya, doraemon. ‘ah so cute this cake’ batin Sherina melihat kue ulang tahunnya
.
    “maaf kan kami telah mengerjai mu sejak ulang tahun mu tahun kemarin” ucap mommy, daddy, Sherly, Angel, Steph, dan Daniel bersamaan dan itu membuat Sherina tersenyum dan mengangguk tanda ia memaafkan mereka.
    Setelah acara kecil-kecilan itu selesai Sherly tertidur pulas, yah bayangkan saja ini sudah jam 10 malam dan Sherly masih 7 tahun.
    “Dan, ayo cepat” ucap Angle menepuk pundak Daniel. ‘cepat apa?’ batin Sherina heran. Ternyata di ulang tahun Sherina yang ke 21 itu…
    “will you marry me?” kata-kata yang membuat Sherina kaget terlontar dari mulut Daniel.
SHERINA POINT OF VIEW
    “will you marry me?” wha.. what?? Oh my.. a.. a..apa ini? Jantung ku berdetak begitu cepat. Terlihat dia (Daniel) berlutut layaknya pangeran dan membuka kotak yang isinya cicin berlian berbentuk hati.


SHERINA POINT OF VIEW
    Apa aku bermimpi? Ku lihat mommy dan daddy, mereka hanya tersenyum tanda mereka menyuruhku untuk menerimanya, ini berarti mom dan dad merestuiku dengan Daniel? Begitupun Angel dan Steph. Apa yang harus aku katakan? A.. aku belum siap untuk menikah, aku baru 21 tahun. Tapi….
    “a..a..apaa??” tanyaku terlihat gugup, ah aku terlihat konyol saat ini.
    “mau kah kau menikah dengan ku?” kini Daniel mengucap ulang kata-katanya, ya sebenarnya aku sudah menyukai Daniel sejak hari dimana aku mentraktir Daniel untuk menganti kerugiannya, dia begitu lucu, mengganti kerugian mobil yang begitu mahal hanya dengan mentraktir di restoran Jepang? Hehe..
    “aa.. aku..” ucap ku gelagapan. Angel dan Steph terus mendorong ku untuk menerimanya.
    “a aku.. aku belum siap, usiaku baru 21 tahun. Dan aku juga belum lulus kuliah, aku ingin meneruskan pendidikan ku dulu” ucapku menatap ke arah mommy dan daddy.
    “baiklah maksudku juga kita tidak akan menikah secepat itu, tapi kau hanya menjawab mau atau tidak” keringat dingin mengucur deras di tubuh ku. Hm.. aku hanya mengangguk dan “I will”.
    Wajah cute Daniel terlihat begitu senang, senyum merekah seperti bunga mawar yang baru mekar. Dia langsung memasangkan cincin itu di jari manisku dan mencium tanganku lalu dia memelukku. Ini hari ulang tahun ku yang paling special!
    “aku punya satu hadiah lagi untukmu” ucap Daniel, aku hanya memasang wajah yang berarti ‘apa itu?’.
    “mom, dad, bolehkah ku pinjam Sherina sebentar?” tanya Daniel menghadap ke mommy dan daddy ku. Hei! Mom dad? Pinjam? Daddy dan mommy hanya tersenyum dan menganggukkan kepala mereka masing-masing.
    “yes” ucap Daniel kegirangan. Dia segera menarikku keluar kamarku, Angel dan Steph tertawa kecil melihat kami berdua. Ah, sekarang gentian. Kini aku sudah berada di mobil Daniel, Daniel menutup mataku dengan saputangannya sejak tadi kami keluar rumahku.
    “sebenarnya kita mau kemana? Ini sudah malam” tanyaku kebingungan dan Daniel hanya menjawab ‘nanti kau juga tau’. Ini sungguh membuatku penasaran.
    “kita sudah sampai” ucap Daniel keluar dari mobilnya dan membukakan pintuku layaknya seorang putri. Dia memapahku berjalan menuju tempat yang ia tuju. Dan saat dia membuka penutup mataku.
    Wow.. so beautiful!! AMAZING!
      “wow..” ucapku kagum melihat city light, jujur saja aku baru melihatnya. Aku tidak suka keluar rumah malam-malam. Dan ini sangat keren!!


    “ini sangat sangat sangat mengagumkan!!” ucapku sedikit berteriak dan Daniel hanya tersenyum. “tunggu, jangan senang dulu, masih ada” ucap Daniel memecahkan keceriaanku, masih ada? Apa?
    “now!” ucap Daniel mengarah ke ponselnya dan tiba-tiba lampu lampu yang menyala di gedung –gedung pencakar langit itu pun mati dan ada suara ledakan kembang api.


    KEREN! SANGAT! Wow, ini adalah hadiah terindah yang pernah aku dapatkan. Ada banyak kembang api yang diluncurkan ke langit, dan tiba saat kembang api terakhir. Bertuliskan ‘I LOVE YOU SHERINA’
    “Daniel..” ucapku saat semua kembang api telah berakhir.
    “ya?” jawab Daniel melihat ke wajahku
    “ini sangat KEREN!” ucapku berteriak.
    “dan ini belum berakhir” Daniel kembali membuatku bingung dan
    “I LOVE YOU SO MUCH” Daniel mencium ku *author tidak mau menceritakannya*.
    “aku tidak akan menyakitimu, aku akan selalu bersamamu. Aku tidak akan seperti pacarmu yang menduakan mu sampai 5 kali. Aku janji. I LOVE YOU SHERINA” ucap Daniel setelah ia menciumku dan menekan kata ‘I LOVE YOU SO MUCH SHERINA’ dan aku hanya membalasnya dengan senyuman dan “I LOVE YOU TOO DANIEL”.
****

AUTHOR POINT OF VIEW
    Tiba di hari yang sangat membahagiakan, pernikahan Daniel dan Sherina.
Sherina di bawa Daniel menuju tempat asalnya, Paris, Prancis hanya untuk berlibur dan Sherina kembali dikejutkan oleh hadiah Daniel, City Light Paris. Dan suasanya nya sangaat sangat romantis.


TAMAT

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar